SE Walikota Manado masih mewaspadai Corona

ManadoMB–Masih tingginya angka korban penyebaran virus Corona, membuat Surat Edaran (SE) Walikota Manado No.044/B.06/BPBD/176/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan Menyambut/Memperingati/Merayakan Jumat Agung/Paskah/Ramadhan/Idul Fitri di tengah-tengah Pandemi Covid 19, mencoba mengantisipasinya. Terutama terkait perayaan hari raya besar Umat Kristiani dan muslim, yang potensial menyebarkannya.
Adapun 7 poin SE ini selengkapnya adalah:
Pertama, “Bagi seluruh pimpinan/pengurus rumah ibadah yang merayakan Jumat Agung, Paskah, perayaan menyambut Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2021 dspat melakukan ibadah/sholat dengan pembatasan 50% (lima puluh persen) dari kapasitas rumah ibadah.
Kedua, kegiatan Malam Paskah dan Pawai Takbiran tidak diberikan izin serta dilarang untuk melakukan kegiatan dalam bentuk apapun yang dapat menimbulkan kerumunan.
Ketiga, Penjual makanan/takjil selama bulan Ramadhan diaturjarak 3 (tiga) meter antar penjual dan dilarang berjualan di atas trotoar.
Keempat, Pelaku usaha (restoran, rumah makan, cafe, tempat hiburan malam) agar mematuhi aturan protokol kesehatan dengan membatasi jumlah meja dan tempat duduk (50% dari kapasitas ruangan) pengunjung dibuktikan dengan stiker yang ditandatangani pemilik usaha, jika didapati terjadi pelanggaran oleh tim satuan tugas penanganan Covid-19 Kota Manado, maka akan dilakukan penutupan kegiatan usaha selama 3 (tiga) hari.
Kelima, Dalam menghadapi liburan Jumat Agung, Paskah, menyambut bulan Ramadhan, dan Idul Fitri, dihimbau kepada seluruh masyarakat kota Manado agar membatasi aktivitas kunjungan keluar daerah demi melindungi diri dan keluarga dari penyebaran Covid-19.
Keenam, Terkait dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala Mikro (PPKM Mikro) Kota Manado yang dilaksanakan melalui kegiatan Lingkungan Manado Tangguh (LMT), akan diperluas ke Kelurahan yang masih dalam status zona resiko tinggi.
Ketujuh, Seluruh Camat/Lurah dan kepala lingkungan sebagai penanggung jawab di wilayah untuk menghimbau dan mengawasi
masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dan terus berkoordinasi dengan aparat TNI/Polri di wilayah masing-masing.(***)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: