Hilangnya KRI Nanggala jadi keprihatinan bangsa

Manado MB–Peristiwa hilangnya Kapal Selam KRI Nanggala 402 tak hanya menjadi keprihatinan TNI-AL semata, namun telah menjadi keprihatinan bersama seluruh bangsa Indonesia.
Keprihatinan ini juga hingga ke daerah ini. Seperti yang terlihat dalam postingan di media sosial, dan doa bersama dalam ibadah Minggu di gereja-gereja. Dimana dalam keprihatinan tersebut terselip harapan kiranya kapal selam itu masih bisa ditemukan.
Adalah komunitas purna paskibraka Indonesia (PPI)Sulut yang turut menyampaikan keprihatinan itu lewat grupwhatsappnya. “Doa kami bersama kalian dek…. prajurit prajurit terbaik TNI AL yg sdg bertugas di kapal NANGGALA 402 beberapa adalah Anggota PPI.Semoga Ada Titik Terang dalam Penemuan Korban 🙏🙏,” posting Rajiv Sahempa, PPI Sulut tahun 2002, Minggu (25/04/21) pagi tadi.
Adapun sejumlah personil kapal selam Nanggala yang merupakan PPI adalah: Kelasi (Isy) Gunadi Fajar (PPI kab. Bantu, Yogya), Lettu laut (P) Adi Sonata (PPI kota Blitar, Jatim), dan Serda (Ede) Pandu Yudha Kusuma (PPI kab. Banyuwangi, Jatim).
Selain postingan di sosmed, keprihatinan juga disampaikan dalam bentuk doa oleh Gembala Sidang GKOI Anugerah Puri Indah Manado, Pdt Rayus Sinampu STh MSi dalam Ibadah Raya Minggu.(***)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: