Kadis Pemuda Dan Olahraga Potong Ratusan Juta Dana Milik Pramuka

Bitung—Praja Muda Karana (Pramuka) Kota Bitung ditahun ini kelihatan sangat sedikit beraktifitas guna pembangunan karakter anak muda kota Bitung. Jika pun ada, dari keterangan sejumlah kakak-kakak pramuka, itu menggunakan dana dari mereka sendiri terlebih Kakak Axel Galatang dan Kakak Julius Ondang.

“Selama ini kami sendiri malu dalam berkegiatan karena selalu mengunakan dana Pribadi dari pihak Pengurus Kwartir Cabang pramuka akibat dana kami dipotong oleh Dinas Pemuda Dan Olahraga,”ujar Sumber yang enggan namanya diberitakan.

Dia sendiri menyebutkan jika dana Pramuka yang diusulkan sekitar 300 san Juta namun yang disetujui hanya sekitar seratus lima puluh juta. “Namun dana Pramuka itu dari informasi yang kami terima tinggal 60 juta dan sisanya tidak tau ada dimana,” ungkap sumber lagi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bitung Anita Lomban saat dikonfirmasi membenarkan jika ada pemotongan dana kepemudaan tersebut, “Untuk tahun ini hanya Paskibraka dan pramuka yang memperoleh dana Alokasi dana dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (Dipa) sebesar 185 Juta dari 300 juta yang diusulkan untuk pramuka,”jelas Lomban.

Mantan Atlit Pon Sulawesi utara ini melanjutkan jika pengurangan anggaran pramuka tersebut kerena terjadinya Rekofusing anggaran untuk pandemic Covid sehingga Pemotongan harus dilakukan sebesar 121 Juta. “Anggaran kami harus di recofusing sehingga mau tidak mau dana dari pramuka juga direcofusing sebesar 121 Juta sehingga dana yang tersisa tinggal 63 juta,”ungkap kadis yang dibenarkan oleh kasubag Keuangan dinas Pemuda dan Olahraga Bitung Maikel Seerang.

Dia sendiri menjelaskan jika persoalan ini sudah dibicarakan dengan pihak Kwarcab Pramuka Bitung.

“Kami sudah membicarakan hal ini dengan pengurus Kwarcab setelah terjadi recofusing,” Tutup Lomban.

Namun hal yang berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Kwartir Cabang Pramuka Bitung Kakak Julius Ondang yang mengatakan seharusnya jika ada recofusing anggaran seperti itu instansi terkait harus  berkoordinasi dengan kami Pramuka.

“Sebenarnya jika terjadi recofusing seperti ini bisa dikoordinasikan dengan kami sehingga kami bisa mencari jalan keluar terhadap kegiatan pembinaan karakter anak muda yang sudah kami programkan,” jelas kak Ondang.

Jangan seperti saat ini, kami baru mengetahui ketika recofusing di lakukan sehingga apa yang telah kami sosialisasikan kepada anggota Praja Muda Karana batal. “Jika ini sudah dikomunikasikan dengan kami tentunya kami akan mencari jalan keluar akan kegiatan-kegiatan kepramukaan, semoga di kali-kali lain hal ini tidak terjadi lagi,” tutupnya.(epa)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: