Pemkot Bitung Gelar Press Conference, Ini Data Yang Ada Di Posko Kebakaran Pasar Tua

BitungMB-Pasca kebakaran hebat di pemukiman padat penduduk di kompleks Pasar Tua, Kelurahan Bitung Tengah, Kacamatan Maesa, sumbangan kebutuhan warga mulai berdatangan.

Dari data yang berhasil dihimpun sampai saat ini Sabtu (26/06/2021) , kebutuhan seperti Mie Istan, Telur, Air Mineral, Selimut, dan Peralatan Mandi, pakaian dalam pria/wanita sangat dibutuhkan 611 penyintas korban kebakaran.

Juru Bicara (Jubir) Pemkot Bitung, Albert Sergius Pelenkahu menyatakan, kebutuhan dasar itu sangat-sangat dibutuhkan saat ini bagi penyintas korban kebakaran.

“Sesuai data dari Posko Terpadu penanganan penyintas korban kebakaran, kebutuhan mendasar itu yang sangat dibutuhkan saat ini,” ungkap Albert.

Selain itu, Kabag Humas Pemkot Bitung ini juga menjelaskan, warga yang ingin menyumbang pakaian bekas layak pakai agar mencantumkan jenis atau klasifikasi pakaian yang disumbangkan.

“Sehingga bisa memudahkan penyaluran ke warga penyintas korban kebakaran,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung Robert Rudi Wongkar menyampaikan data keseluruhan keluar/masuk sumbangan hari ini.

“saat ini data terupdate sumbangan yang masuk, Beras 5406 kilo gram, mie instan 456 dos, minyak goreng 494 liter, telur 53 baki, gula pasir 508 kilo, air mineral 438 dos, pakaian layak pakai 832 koli, selimut 262 lembar, tikar 185 lembar, kasur 185 buah,  peralatan mandi 160 paket” Ungkap Kalaks.

Sementara untuk bantuan yang sudah di salurkan, “1005 Kilo Gram, mie instan 65 dos, minyak goreng 64 liter, telur 31 baki, gula pasir 60 kilo gram, air mineral 123 dos, pakaian layak pakai 108 koli, selimut 260 lembar, tikar 184 lembar,  kasur 160 buah, dan peralatan mandi 160 buah.” Kata nya.

Dan untuk sumbangan yang tersisa, “Beras 4401 kilo, mie instan 391 dos, minyak goreng 430 liter, telur 22 baki, gula pasir 448 kilo gram, air mineral 315 dos, dan pakaian layak pakai 744 koli.” Bebernya.

Workar juga memaparkan data penyintas yang sudah menghuni di 7 tenda penyintas.

“Tenda pertama 59 penyintas, tenda kedua 18 penyintas, tenda ketiga 15 penyintas, tenda keempat 16 penyintas, tenda kelima 38 penyintas, dan tenda ketujuh 99 penyintas” Tutup wongkar.

(MM)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: