Kembali THL dan Pala diminta Pjs Netral

BitungMB—Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Bitung, Edison Humiang menggelar apel bersama dengan jajaran kepala lingkungan (Pala), ketua RT dan Tenaga Harian Lepas (THL) se-Kecamatan Madidir dan Girian, Senin (16/11).

Apel itu digelar di halaman Kantor Camat Madidir dan Gedung Serba Guna Kita Waya Kelurahan Girian Weru Dua Kecamatan Girian.

Dalam penyampaiannya, Edison kembali menekankan kepada para THL, Pala dan Ketua RT agar betul-betul bersikap netral di Pilkada Kota Bitung.

“Kepada THL, Pala dan Ketua RT saya tegaskan jangan ikut-ikut perintah pasangan calon (Paslon) apalagi timnya. Kalian itu rekan kerja dari lurah, camat dan wali kota Bitung,” kata Edison.

Asisten I Pemprov Sulut ini mengatakan, apel mengumpulkan perangkat kecamatan harus dilakukan karena masih saja mendapat laporan soal Pala, Ketua RT dan THL terlibat foto bersama dengan Paslon hingga ikut memasang bendera, baliho serta mendata pendukung.

“Kalian digaji dari APBD yang notabene adalah uang rakyat, jadi otomatis harus bersikap netral dalam melayani tanpa harus ikut instruksi Paslon atau timnya,” katanya.

Edison mencontohkan salah satu Pala di Kelurahan Wangurer Timur Kecamatan Madidir yang kini telah resmi diberhentikan karena terbukti tidak menjalankan tugas dengan baik ketika ada warga yang ingin mengurus izin usaha tapi diminta kembali tanggal 10 Desember 2020.

Pihaknya langsung mengecek di lapangan dan rupanya kejadian itu benar, oknum Pala itu diduga terafiliasi dengan calon tertentu sehingga menolak melayani warga yang pilihannya berbeda dengan dia.

“Sekali lagi saya sampaikan, kalau ada orang ajak kerja salah apalagi di luar tugas pokok dan fungsi hingga menjerumuskan dan menyuruh pasang pasang panji atau atribut partai tertentu. Hentikan itu,” katanya.

Dalam apel itu, Edison juga mengingatkan para camat dan lurah agar betul-betul memperhatikan kinerja para THL, Pala dan RT diwilayahnya.

“Kalian para ASN di kecamatan dan kelurahan, lurah yang pasung-pasung dengan logo Garuda jangan sampai berpolitik praktis,” katanya.

Menurutnya siapapun yang jadi wali kota kedepan, kalau mereka tetap netral pasti akan terpakai sebaliknya kalau bermain di zona berbahaya bakal kena sanksi.

“Saya juga minta kepada Camat untuk sosialisasikan kerja atau uraian tugas dari para Pala, ketua RT dan THL,” katanya.(red)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: