Jhon Wesly Senang Peringkat 4 Lomba Feature BNN

BitungMB—Senyum Sumringah Wesly terlihat saat laki-laki suku Talaud ini, memasuki Media Center yang ada di Komplek Kadim Madidir, Apalagi ketika dia menerima pesan elektronik dari rekan-rekannya prihal Hasil Lomba tulisan jurnalis dengan jenis tulisan Fature dengan tema Perang terhadap Narkoba dalam rangka Hari Anti Narkoba Indonesia 2021 yang diselengarakan oleh BNN Bitung.

Jhon Wesly Tamasiro adalah wartawan redaksisulut.com yang pada lomba tersebut boleh mengondol peringkat ke empat pada perhelatan tersebut.

Walau dirinya tak mampu berteriak atas prestasinya itu karena berada di Kompleks Kantor para tentara, dia hanya mempu berjingkrak kecil di rumah panggung media center Kodim, seraya mengolok rekan-rekannya yang tidak ikut lomba. “Saya siap merubah kesalahan saya supaya berikut bisa bersaing dengan Alfons,”ungkapnya sambil mengerlingkan matanya kepada Alfons.Wartawan yang mengambil Judul “Malaikat Kecil Sang Penyelamat Dari Dunia Hitam” ini

sendiri mengaku tidak memiliki waktu yang cukup untuk membuat karya tulisnya tersebut.”Untuk tulisan seperti ini ada baiknya dilakukan Investigasi terlebih dahulu agar dapat menggugah persaan pembaca apalagi dalam bentuk tulisan Feature,”jelasnya seraya mengambil Android Butut dalam kantong Jeans yang mungkin sudah 3 hari melekat pada tubuhnya tanpa diganti.

Lain Wesly, Lain Abineno sang jawara lomba ini dengan tulisan berjudul “Kasih Sayang dan Cap Tikus Selamatkan  DN dari Jeratan Narkoba” saat ditemui wartawan dia mengaku tak menyangka bisa menjadi jawara dalam lomba tulisan Feature dengan tema War on Drags. “Saya tidak menyangka bisa mendapatkan peringkat pertama pada kejuaraan ini,” ungkapnya sambil tertawa terbahak-bahak.

Dia sendiri mengungkapkan jika dalam lomba ini dia melakukan banyak hal termasuk mengulik data dari pihak kepolisian dan BNN. “Namun ketika mendapatkan narasumber dirinya harus mengesampingkan data dari pihak kepolisian. Saya pikir saat data itu diungkapkan kemungkinan orang bisa mencoba barang haram itu hanya karena ada  keterbukaan informasi. Hal inilah yang membuat saya harus mengesampingkan data tersebut,” jelas Abineno.

Sementara itu, kepala BNN Bitung dr Tommy Sumampouw mengaku cukup terkesan dengan karya tulisan feature dari teman-teman wartawan. “Namun terlihat ada beberapa rekan pers yang belum paham dengan Berita Feature sebab yang diharapkan dari berita-berita ini ada ketakutan, Kesadaran dari pembaca untuk tidak sama sekali mencoba narkoba dan sejenisnya, agar kelurahan di Bitung makin tangguh dan bersinar, ” jelas anak mantan Lurah di era Walikota Sarundajang ini.

Diapun menjelaskan jika dari 12 Wartawan yang mendaftar mengikuti lomba ini hanya 7 orang yang masuk dalam kriteria sehingga pihaknya menilai untk 7 karya tulis itu.

Mengevaluasi hal tersebut Pihak BNN menurutnya akan melakukan pelatihan Investigasi Narkoba dalam tulisan Fature.”Semoga ini bisa mengembangkan minat rekan-rekan pers  dalam menulis feature agar banyak pemberitaan anti narkoba yang bisa di gaung-gaungkan guna penyadaran kepada masyarakat, untuk bersama menghadang narkoba,” tutup alumnus Fakultas kedokteran unsrat itu.(ep)

Inilah 5 Peringkat Pemenang Lomba Hani 2021 Kota Bitung

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: