Cara Pandang & Eksekusi Sosial Anggota Karang Taruna Jadi Modal Majukan Kota

BitungMB—Memajukan Kota Bitung sebenarnya tak sesulit yang kita pikirkan menurut Geraldi Mantiri Ketua Karang Taruna Kota Bitung, asalkan semua ornamen Karang Taruna dari tingkat Kelurahan hingga tingkat Kecamatan dan Kota sama mulai dari tiap individu, utamanya bagi para pemuda.

Ajakan itu disampaikan Geraldi saat melantik 24 orang pengurus kelurahan dari delapan kelurahan di Kecamatan Madidir, Senin (25/10).

Pelantikan itu digelar di Aula Kantor Kecamatan Madidir dan dihadiri Camat Madidir, Altin Tumengkol, sejumlah lurah di Kecamatan Madidir serta perwakilan Dinas Sosial, Ronny Makagiansar.

“Ketika Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri-Hengky Honandar mecanangkan Kota Digital, maka mau tidak mau kita harus merubah cara pikir untuk memajukan kota ini dengan mendalami Digitalisasi, belajar dan mencari tau serta menyebarkan kepada semua yang membutuhkan terlebih pemberdayaan ekonomi kreatif,” kata Geraldi seraya menambahkan Anggota Karang taruna harus Berpikir Lokal dan bertindak Global.

Menurutnya, banyak yang salah kaprah dengan program Kota Digital sehingga menganggap program itu hanya berpatokan pada soal IT.

Padahal kata dia, bicara Kota Digital yang dimaksudkan Maurits-Hengky tidak hanya semata soal IT, tapi bagaimana merubah cara berpikir dan kerja dari konvensional ke cara lebih cepat yakni digital.

“Dengan konsep digital seharusnya mempermudah kita untuk bekerja, simpel dan cepat terlebih persoalan pemasaran. Untuk itu perlu perubahan cara pikir dari tiap individu di kota ini,” katanya.

Dan, lanjut dia, Karang Taruna harus menjadi motor perubahan mindset dalam membangun kota dengan aktif melibatkan diri untuk menyelesaikan masalah sosial di tingkat kelurahan.

“Tolok ukur keberhasilan Karang Taruna adalah keberhasilan memberdayakan Anggota Karang Taruna serta membenahi karakter anggotanya karena karang Taruna Kelurahan adalah Motor pemberdayaan Ekonomi Kelurahan sekaligus motor kepedulian Sosial, Sehingga pengurus yang baru dilantik harus aktif melibatkan diri bersama perangkat kelurahan untuk merubah kota ini,” katanya.

Dirinya juga meminta agar lurah memberi ruang ke pengurus Karang Taruna untuk ikut ambil bagian dalam setiap program.

“Karang Taruna adalah bagian dari pemerintah sehingga wajib ikut mensukseskan setiap program pemerintah di tingkat kelurahan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Karang Taruna Kota Bitung, Alfian Alouw mengatakan, proses pelantikan mengikuti protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Terbukti kata Alfian, pengurus Karang Taruna tingkat kelurahan yang hadir hanya perwakilan yakni, ketua, sekretaris dan bendahara.

“Pengurus lainnya menyesuaikan setelah pengurus inti resmi dilantik sesuai SK yang diterbitkan tiap Kelurahan,” katanya.

Hadir juga dalam pelantikan itu sejumlah pengurus Karang Taruna Kota Bitung, seperti Bendahara, Fenny Tuange.(epa)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: