Perumda Pasar dan Bangun Bitung Belum Menyetor Apa-Apa

Bitung— Aktifis warga yang pernah menjadi relawan MMHH saat pertarungan Desember 2020 lalu mempertanyakan Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sejumlah Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bitung pada Triwulan Pertama Beroperasi.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu pimpinan Relawan MMHH Tenie Wior. “Sudah 3 Bulan, 3 Perumda ini beroperasi sejak dilantik oleh pimpinan Kota. Kontribusinya kepada pemkot Bitung bagaimana. Ada kemajuan atau tidak,” katanya.

Diapun meminta kepada Pihak dinas Pendapatan Daerah untuk Transparan soal penyetoran dana PAD dari Perumda-perumda ini. “Jangan ditutup-tutupi. Transparan dan kalau perlu diumumkan kepada rakyat pemasukan atau Jumlah PAD yang disetorkan. Jika perlu pengumuman dilakukan setiap 3 bulan,” katanya.

Menurut Wior hal itu harus dilakukan karena semua yang dikelolah Perumda itu adalah aset Kota Bitung, belum lagi dengan dana Hibah yang diberikan Pemkot berasal dari APBD Kota. “Bahkan Perumda Pasar adalah perumda pasar paling beruntung karena tinggal menagih saja karena,  asetnya sudah ada.  Bahkan jika dalam waktu dekat parkir pasar akan diserahkan kepada Perumda Pasar ini, pasti lebih besar lagi,” ungkapnya seraya mengatakan ada baiknya jangan dulu serahkan Parkir Pasar ke perumda Pasar jika belum diumumkan berapa penghasilan per 3 bulan ini.

Kepala dinas Pendapatan Daerah Kota Bitung Oktavianus Kandoli saat dikonfirmasi menjelaskan jika sampai saat ini baru Perumda air Minum yang menyetor ke Dispenda. “Yang saya tau baru Perumda Air Minum yang menyetorkan lalu kepada kas daerah sekitar 900 juta. Untuk Perumda Pasar dan Perumda bangun Bitung belum pernah menyetorkan PAD ke kas Daerah,” jelasnya.(ep)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: