MSM/TTN Enggan Fasilitasi Pemkot Ukur Pekarangan Warga Tinerungan

BitungMB—Pemkot yang bercinta, PT MSM yang Memiliki. Pernyataan ini dikatakan oleh Mizakir Boven ketika mengetahui jika pekerjaan pengukuran luasan pekarangan warga untuk pembebasan tanah di Pemukiman Tinerungan yang akan ditambang PT MSM dilakukan Pemkot tanpa ada Fasilitas dari Perusahaan tambang tersebut.

“Ada teman dari dinas Perumahan dan Pemukiman yang bertugas mengurus pengukuran Tanah di Tinerungan sudah 3 hari ini, namun tak ada fasilitas yang diberikan pihak PT MSM padahal pengukuran ini demi kepentingan PT MSM juga,” kata Boven seraya mengatakan setidaknya pihak perusahaan memberikan uang transport atau uang makan kepada personil pemkot yang mengukur disana.

Mengkonfirmasi hal itu, Kadis Perkim Hendrik Sakul kepada wartawan membenarkan jika staf tekhniknya sudah turun mengukur pekarangan dari warga Tinerungan guna pembebasan lahan. “Ada sekitar 13 orang staf teknis kami termasuk Lurah yang bekerja melakukan pengukuran di Tinerungan sejak Senin (15/11) kemarin dan semua masih dilakukan oleh pemkot belum ada campur tangan dari PT MSM.” Ungkapnya.

Diapun menjelaskan jika pengukuran ini dilakukan pada pekarangan atau rumah dan Kintal warga Tinerungan. “Sesuai dengan Daftar hadir yang ditandatangani warga saat sosialisasi kemarin, ada sekitar 73 pekarangan di Tinerungan yang akan diukur, namun berkembang sampai 100 karena ada pekarangan yang pemiliknya di luar Tinerungan,” jelasnya.  

Diapun mengatakan jika pasti akan ada Fasilitas dari perusahaan namun selama pekerjaan ini belum. “Mungkin akan ada Fasilitas tapi selama pengukuran ini belum ada yang kami terima dari perusahaan,” katanya lagi.

Sementara itu Assisten 1 Pemkot Bitung Julius Ondang saat dikonfirmasi membenarkan jika pengukuran itu dilakukan oleh Pemkot karena pemerintah melihat jika hal ini tidak dilakukan cepat, maka akan timbul persoalan lain.

“Ini dilakukan karena pemerintah melihat jika masyarakat di tempat tersebut sudah tidak nyaman lagi. Bom atau blasting terjadi sehari 3 kali, Keributan lalu lalang kendaraan tambang, Abu dari kendaraan Tambang, Aktifitas keributan tambang, hal inilah yang membuat pemkot harus mengambil sikap lebih baik dipercepat dari pada warga Bitung di Tinerungan tidak nyaman lagi,” jelas Ondang.     Pihak Humas PT MSM Inyo Rumondor yang dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya tidak tahu menahu akan hal itu. “Kami pihak perusahaan tidak akan terlibat dalam hal itu, atau belum akan terlibat untuk itu,” katanya singkat.(ep)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: