MMHH Tak Mampu Belanjakan 500 M Uang Negara

BitungMB—Wajar saja jika perputaran uang di kota Bitung terasa lambat. Seperti yang diungkapkan oleh Muzakir Boven ketika mengetahui ada sekitar 40 an Organisasi Perangkat daerah di Bitung yang hingga saat ini belum membelanjakan atau belum membayar sejumlah kewajibannya kepada Pegawai maupun pihak ke tiga. “Pantas saja, perputaran uang di kota Bitung terasa lambat, bagaimana tidak, dari evaluasi terkait dengan EPRA dan PAD masih ada 500 Milard yang mengendap di Kas Daerah dan belum di belanjakan oleh instansi terkait,” jelas Boven.

Ditempat terpisah Mex Mapahena, Kepala Bagian Pembangunan Setda Kota Bitung saaat dikonfimasi menerangkan jika struktur Pagu dan Realisasi Anggaran Pemerintah Kota Bitung hingga akhir tahun 2021 ini baru terealisasi 52,21 persen dari target 87,00 persen, dengan total pagu Rp 1.145.298.850.251 terealisasi hingga November 2021 baru Rp 599.125.223.730 meliputi belanja tidak langsung baru 37,63 persen dan belanja langsung 62,37 persen. 

“Ada 40 perangkat daerah yang realisasinya kurang dari -10 persen zona merah. 13 perangkatdaerah zona kuning, -10 persen sampai kurang -5 persen, dua perangkat daerahzona coklat -5 persen sampai kurang dari -2 persen dan empat perangkat daerahzona hijau kurang dari – 2 persen  darirealisasi,” tutur Mex Mapahena. 

Ke 40 perangkat daerah yang menyandang zona merah, pertama Dinas Perhubungan, Kecamatan Ranowulu, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kecamatan Madidir, Kecamatan Aertembaga, Puskesmas Danowudu, Kecamatan Maesa, Dinas Perpustakaan, Dinas Pariwisata, Kecamatan Lembeh Utara, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Lalu adabagian hukum, bagian perencanaan dan keuangan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga,Puskesmas Aertembaga, Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, Bagian Protokoldan Komunikasi Pimpinan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Puskesmas Paceda. SekretariatDPRD Bitung, Dinas Pendidikan, Dinas Perikanan, Bagian Adminsitrasi Pembangunan,Puskesmas Pintu Kota, Puskesmas Bitung Barat, Bagian Kerjasama setda Kota Bitung, Dinas Tenaga Kerja, Bagian Tata Pemerintahan, Puskesmas Papusungan, Bagian Organisasi, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Bagian Perekonomian, Bagian Sumber Daya Alam, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Puskesmas Tinumbala, bagian Keuangan dan aset daerah. Dinas Kesehatan,Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Perdagangan, Dinas Pekerjaan umum dan penataan ruang

Dalam Rapat tersebut  Maurits Mantiri menekankan bahwa setiap Minggu wajib membuat laporan realisasi anggaran termasuk kinerja sebagai dasar pembayaran tunjangan penghasilan pegawai (TPP). “Silahkan mulai minggu ini setiap instansi harus memberikan laporan realisasi anggaran agar kita bisa mengontrol sejauh mana perkembangan perbelanjaan di tiap Instansi,” katanya.(ep)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: