Kemenkop Bangun Bisnis Centre Seharga 7 M di Bitung

BitungMB—Kementerian Koperasi dan UKM rupanya serius melihat program pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah yang menjadi program unggulan Walikota Maurits Mantiri dan Wakil Walikota Hengky Honandar di kota Bitung.

Buktinya pada Selasa (30/11) kemarin, sejumlah staf kementerian tersebut mengunjungi kota Bitung guna mengecek lahan yang disediakan Pemerintah Guna membangun Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) pada tahun 2022.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM kota Bitung Anneke Tumbelaka saat ditemui mengatakan jika kedatangan staf dari kementerian tersebut guna mengecek Lahan dan Kepemilikannya sebab kementerian tak akan menghibahkan dananya jika pemerintah daerah tak mempunyai lahan.

“Pembangunan Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu ini mengisyarakan pemda harus menyiapkan lahan sebab Kementerian hanya membantu membangun Gedung sementara tanahnya harus disiapkan pemkot,” jelasnya.

Gedung seharga 7.848.919.000 ini akan dibangun di seputaran Puskesmas Matuari kompleks pasar Sagerat kecamatan Matuari yang adalah tanah pemerintah. “Semua administrasi telah disodorkan ke pihak kementerian, malahan mereka juga sudah mendokumentasikan lahan guna pembangunan Gedung tersebut,” kata Tumbelaka.   

Dia menyebutkan jika sumber anggarannya akan diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kementerian Koperasi dan UKM RI. “7,8 Miliard tersebut sudah termasuk fasilitas kantor di dalamnya bukan hanya Gedung,” terang kadis

Diterangkan Tumbelaka jika Pusat Layanan Usaha Terpadu terdapat beberapa fungsi mulai dari tempat Layanan Konsultasi Bisnis dan Pendampingan usaha, tempat Inkubasi Bisnis yang berfungsi sebagai ruang Pembinaan bagi usaha kecil dan atau pengembangan produk baru, Coworking Space atau Ruangan Kerja Bisnis, Sarana Pelatihan Teknis Dan Pemasaran Produck UMKM Binaan serta Layanan Perijinan dan Sertifikasi.(ep)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: