Pengusaha Tak Datang, Usaha Depan Girian Jaya Bakal Di Bongkar

BitungMB—Rapat koordinasi tentang pengunaan ruang milik Jalan atau Rumija dan daerah Manfaat Jalan (Damaja) yang berada di seberang jalan Toko Girian Jaya atau yang lebih dikenal dengan Kompleks ABJ dilakukan sejumlah instansi yaitu Polisi Pamong Praja, Dinas Perkim, Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR serta Satuan Polisi Lalu Lintas dengan melibatkan sejumlah pengusaha yang berusaha ditempat itu.

Ironisnya sejumlah pengusaha yang dipastikan telah merampas Rumija dan Damija tersebut saat diundang tak seorangpun yang datang dalam pertemuan yang dilaksanakan pada Senin (07/12) tadi bertempat di Kantor Dinas PUPR.

Tak datangnya sejumlah pengusaha tersebut lebih memperkokoh keyakinan pemkot jika hal ini memang tidak mempunyai ijin. “Dengan tak datangnya para pengusaha ini menjadi indikator kami jika mereka semua tak mempunyai ijin, apalagi ini sudah menganggu keselamatan penguna jalan ruas jalan Nasional,” ungkap Kabid Ketentraman dan Ketertiban umum satuan Polisi Pamong Praja Vera Kansil, SE.

Meski tak ada Pengusaha yang datang mengklarifikasi, rapat koordinasi tersebut tetap dilangsungkan dengan beberapa agenda yang disepakati, seperti pembongkaran harus dilakukan karena tidak sesuai dengan aturan serta menganggu keselamatan berlalu lintas.

Pun demikian dengan Kasat Lantas Polres Bitung AKP Awaludin Puhi saat dikonfirmasi menjelaskan jika keputusan yang dilakukan pada rakor tersebut dimana pihak pemkot akan membuat baliho sosialisasi akan pentingnya Rumija dan Damija bagi Keselamatan dan Kenyamanan  lalu lintas di ruas jalan Nasional.

“Kemungkinan besok akan ada baliho peringatan untuk tidak berusaha di tempat tersebut dan akan dipasang dalam beberapa hari untuk selanjutnya ditertibkan,” ungkap Puhi.

Puhi sendiri menjelaskan kalau pihak dinas terkait akan membuat telaan staf untuk dikirimkan ke walikota Bitung yang nantinya menjadi dasar eksekusi atau pembongkaran saran usaha ditempat itu.

“Dinas terkait akan melakukan telaan Staf kepada walikota untuk selanjutnya dilakukan pembongkaran agar tidak terjadi pembiaran dan akan berdampak pada semua jalan nasional di Bitung ,” kata Puhi.(ep)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: