Sempat Kehabisan Vaksin, Polsek Matuari “Serang” Warga Belum Vaksin

BitungMB—Langkah jitu dilakukan pihak Polsek Matuari  ketika mengetahui ada warga yang belum di vaksin, namun masih diam di rumah enggan ke posko-posko Vaksin.

Hal ini terlihat dalam acara Vaksinasi yang digelar di terminal Tangkoko kelurahan Manembo-nembo Atas pada Selasa (21/12) pagi hingga siang tadi.

Mobil Polisi yang sering digunakan untuk mengamankan para penjahat, kini berubah menjadi angkutan orang yang belum di vaksin.

Kapolsek Matuari Kompol Andri Permana,S.Ik saat dikonfirmasi membenarkan jika pada posko Vaksin di terminal Tangkoko tersebut mobil ini bertugas mencari, memberikan edukasi soal Vaksin dan langsung membawanya ke Pos Vaskin terminal Tangkoko.

“Ini kerja Gotong Royong kami dari pihak Polsek dan Babinkantipmas, Kecamatan, Kelurahan sampai kepala Lingkungan dan RT. Semuanya bergerak mencari siapa yang belum Vaksin untuk dibawa kemari (Terminal Tangkoko,Red) dan divaksin,” jelasnya.

Kapolsek Matuari membujuk seorang remaja ketika melakukan Vaksin disaksikan oleh Camat Matuari dan pimpinan dari Komunitas Bitung Kreatif

Vaksinasi yang dilakukan di Terminal Tangkoko tersebut adalah buah kerja sama, Polres Bitung, Terminal Tangkoko, Dinas Kesehatan, serta Komunitas Bitung Kreatif yang dibina oleh Geraldi Mantiri dan Michael Tatontos.

Dari total pendaftar yang dilakukan di Terminal tersebut hanya ada 4 orang yang ditunda vaksinasinya karena berbagai alasan kesehatan, ada yang darah tinggi serta ada juga yang mengidap penyakit bawaan.

“Dalam Kegiatan ini ada 184 orang yang mendaftar dan yang divaksin 180 Orang sementara 4 orang di tunda vaksinya karena alasan penyakit,” jelas  Permana yang di dampingi Camat Matuari Sefferson Sumampouw.

Diapun menjelaskan jika secara keseluruhan Vaksinasi di wilayahnya sudah mencapai 75 persen hasil pendataan babinkantipmas dan pemerintah kelurahan, namun dalam aplikasi pemerintah belum juga selesai karena ada warga Matuari dan Girian Vaksinnya dilakukan di luar wilayah polsek. “Ini yang menjadi sulit karena ada ratusan orang di kecamatan Matuari melakukan Vaksin di Pemkot dan tercatat di wilayah sana bukan disini,” jelas Kapolsek dan dibenarkan oleh camat Sumampouw.

Mantan Kasat Lantas ini bersyukur jika dengan Vaksin yang dilakukan di terminal Tangkoko, hasilnya mampu naik 1 persen prosentasi masyarakat yang Vaksin di Wilayah Kepolisian Matuari.

Pun demikian dengan Sumampouw mencontohkan kalau dalam data pemerintah kelurahan Tendeki baru divaksin 60 persen warganya sementara dalam pendataan kami di Kelurahan tersebut tinggal 10 sampai degan 20 orang yang belum karena mempunyai penyakit bawaan. “Nah semua sudah divaksin sementara data dalam aplikasi masih ada 40 persen yang belum di vaksin, nah siapa lagi yang belum di Vaksin sementara pala dan RT masuk keluar rumah mendatanya,” jelas Sumampouw.

Pada Kesempatan tersebut juga, Komunitas Bitung Kreatif menyerahkan 5 Kg Beras kepada 120 pendaftar warga Matuari. “Ini diperuntukan kepada 120 pendaftar pertama, namun tadi kerena sempat kehabisan Vaksin sehigga masih akan berlanjut besok meski datanya sudah ada kepada kami,” jelas Steven Tangkudung sembari mengatakan untuk lokasi vaksin masih mencari tempat.(ep)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: