Warga Bitung Divaksin Capai 78.8 Persen, MMHH Akui Masih Ada Yang Bu’in

BitungMB– Di luar segala dampak buruknya, pandemi Covid-19 telah mengajarkan hal positif tentang pentingnya solidaritas, kerelaan untuk berkorban, dan bekerja holokrasi untuk menyelamatkan nyawa manusia.

Semangat itulah yang terus dinyalakan Walikota dan Wakil Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri – Hengky Honandar kepada tenaga kesehatan yang berada di garda paling depan untuk menemukan, mencari dan mempercepat vaksinasi Covid-19.

Mantiri menjelaskan dalam hal perjuangan melawan pandemi, kita harus betul-betul menuruti panggilan nurani dengan satu keyakinan, yakni, hanya dengan vaksinasi kita bisa lebih cepat mengatasi pandemi. Spirit serta keyakinan semacam itu, kata Mantiri, sangat penting.

Mengigat masih ada masyarakat kita yang menolak vaksin akibat disinformasi ataupun kurangnya literasi. “Ada Bucin ada juga bu’in alias Buta Informasi. Jaman serba terbuka seperti ini masih ada lagi yang buta Informasi soal Vaksin.Kita bisa dengan cepat mengatasi pandemi hanya dengan sata cara, yaitu vaksin,” katanya pada Jumat (07/01).

Mantiri berujar, per 5 Januari 2022 data capaian vaksinasi melalui sumber Komunikasi Publik Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPN) di Kota Bitung berjumlah 78,8% dosis pertama dan 51,3% dosis kedua.

“Hampir semua Warga Bitung sudah di Vaksin, apalagi yang ditunggu. lebe Bae Iko Rame jangan Iko mata yang bisa berakibat fatal,” katanya.

Angka itu, kata Mantiri, tak terlepas dari kinerja holokrasi antara tenaga kesehan, TNI/Polri dan relawan yang telah bersusah payah membujuk hingga menjemput orang untuk divaksin.

“Perjuangan melawan pandemi ini kita harus mengambil hikmah, bahwa kita diajarkan tetang arti penting konsolidasi dan kerja bersama,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan Wakil Walikota Bitung Hengky Honandar  dalam memupuk solidaritas di masa pandemi, kita harus sama-sama memegang teguh prinsip “Tak ada yang aman hingga semua benar-benar aman” katanya seraya mengartikan jika semua orang harus peduli kepada keamanan dari dan orang lain. “Tak boleh ada seorang pun yang tertinggal jauh di belakang atau terabaikan hak keselamatannya,” pungkas Hengky.(ep)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: