Pengerukan Sungai Bitung Seharga 1 M, Diduga Asal-Asalan

Proyek Pengerukan Sungai Girian seharga 1 Miliard diduga Dikerjakan 2 Minggu
BitungMB– Operasi Pemeliharaan Sumber Daya Air III, dengan mata anggaran pemeliharaan Sungai Girian yang berbandrol 1.003.769.000 diduga dikerjakan asal-asalan. Bagaimana tidak dari pantauan wartawan pengerukan dasar sungai, materialnya pasir dan batuan hanya diletakan di bantaran sungai tidak diangkut. Hal ini diungkapkan oleh Wesli Tamasiro dari Sekolah Sungai Bitung yang sempat memantau pekerjaan tersebut. “Jika pekerjaan seperti ini saat banjir kecil saja material pasir dan Batu yang diangkut akan kembali ke sungai,” jelasnya.

Diapun membandingkan proyek yang sama pada tahun-tahun sebelumnya, material yang ada diangkut mengunakan truck jauh dari bibir sungai. “Melihat pekerjaan yang sama dua tahun lalu, ada truck angkutan material bertugas membawa pasir dan buang di daerah yang jauh dari bantaran sungai,” jelasnya.
Pihak Sekolah Sungai sendiri akan meminta klarifikasi kepada dinas PU Kota Bitung soal proyek tersebut, agar kedepan tak ada yang dirugikan saar bencana.

Pun demikian dengan pernyataan warga sekitar sungai Bir Pinokalan, mengeluhkan jika proyek seharga 1 Miliard ini dikerjakan hanya sekitar 9 hari. “Proyek seharga 1 Miliard hanya dikerjakan sekitar 2 minggu,” jalas Ichad Ngantung.

Sementara itu, kepala Bidang Sumber Daya Air PUPR Bitung, Norke Ibrahim saat dikonfirmasi mengatakan jika proyek tersebut bukan milik kota Bitung, namun proyek dari Balai Wilayah Sungai. “Saya sudah melihat papan proyeknya dan itu milik balai Wilayah Sungai Sulawesi I kementerian Pekerjaan Umum,” ungkapnya.
Dia sendiri baru mengetahui jika ada proyek pengerukan di Sungai Girian itu.
“Saya juga baru mengetahui proyek itu, sebab belum ada koordinasi dari pihak BWS kepada kami di dinas PUPR Bitung,” katanya.

Sayangnya sampai berita ini diturunkan pihak BWS Sulawesi 1 belum berhasil dikonfirmasi. (ep)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: