Lama Berdiri, DLH Paksakan Amdal Timbunan Beracun AMR

Bitung—Diduga upaya kongkalingkong akan dilakukan pihak Dinas Lingkungan Hidup dengan membuat Analiasa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) di Lokasi Penampungan Limbah Bahan berbahaya Beracun (B3) milik PT Agro Makmur Raya yang berlokasi di kelurahan Madidir tepatnya di kompleks kantor Camat Madidir. Padahal timbunan ini sudah beroperasi hampir 10 Tahun pindahan dari Timbunan perusahaan yang ada di Pelabuhan Bitung pasca kebakaran 31 Desember 2010 silam.

“Anehnya kenapa Lokasi yang sudah hampir 10 tahun beroperasi dokumen lingkungannya baru akan dibuat. Harusnya Dokumen lingkungan berupa Amdal dilakukan sebelum perusahaan beroperasi,” jelas Samsi Hima pemerhati kota Bitung.

Dia sendiri, meminta agar kepala dinas Lingkungan Hidup Samsi Hima tidak melanggar aturan dengan berupaya menjembatani perusahaan membuat Amdal. “Ada upaya membuat Amdal dari lokasi timbunan B3 ini oleh pihak DLH seharusnya sejak awal dilakukan. Kenapa baru sekarang dilakukan dan ini adalah pelanggaran jika Amdal tersebut dibuat,” kata Hima sambil menuding jika harusnya pihak DLH mengetahui hal tersebut sejak jauh-jauh hari.

Sementara itu, kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung Sadat Minabari saat dikonfirmasi membenarkan jika timbunan B3 dari perusahaan tersebut tidak mempunyai amdal. “Memang benar timbunan itu tidak mempunyai amdal,” jelas Sadat. Diapun membenarkan ada upaya pembuatan amdal dari lokasi itu. “Benar mereka ingin membuat Amdal karena ini adalah temuan dari Kementerian Lingkungan Hidup,” kata Sadat sambil memutus hubungan telepon karena disini sedang melakukan Meeting zoom.(red)

Baca Juga ini : Diduga Tempat Limbah Beracun AMR Tanpa Amdal

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: