Oknum Petugas Diduga Backup Togel, Polres Beber Bukti Penanganan

BitungMB—Mulai maraknya Togel atau toto gelap di kota Bitung akhir-akhir ini, bak jamur di musim penghujan. Penyebaran agen Togel di kecamatan Aertembaga, Maesa, Girian serta Matuari dirasa mulai menganggu perekonomian warga malahan sudah menjalar sampai ke anak sekolah.

Sejumlah pihak terus mempertanyakan hal ini kepada pihak kepolisian kerena terkesan membiarkan penyebaran judi berjemaah itu. “Saya menduga ada oknum petugas membackup peredaran togel ini, sehingga dia bisa menjamur,” ungkap Muzakir Boven  pentolan LSM Lembeh Bersatu.

Ketidakseriusan ini juga diungkapkannya, Apalagi sampai saat ini pihaknya belum melihat rilis yang dilakukan pihak polres Bitung. “Harusnya penanganan ini di publish agar warga masyarakat tau dan berhati-hati,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo melalui Kasat reskrim AKP Frelly Sumampouw yang dikonfirmasi wartawan pada Kamis (7/1) kemarin membantah pernyataan Boven tersebut. “Terima kasih atas kritikan kepada kami, namun kami sudah menanganinya secara serius dan ada buktinya,” jelas Mantan Kapolsek Aertembaga ini.

Dirinya membuktikan jika Sejak bulan Mei tahun yang lalu pihak Polres Bitung telah menahan 6 pengedar judi togel tersebut, atas nama MR alias Meidy, FW alias Ferry yang ditangkap pada bulan Mei,  AI alias Ahmad bulan Agustus,  JDW alias Jevlin ditangkap September, serta HT alias Helena dan AHB alias alex yang ditangkap November. “Malahan keenam tersangka ini berkasnya telah dikirimkan ke kejaksaan dalam kasus 303,” tutur Sumampouw.

Penangan Kasus Togel Polres Bitung yang kini sudah sampai Tahap 2

Sumampouw pun meminta kepada warga masyarakat jika melihat aksi perjudian seperti itu laporkan kepada pihaknya. “Jangan kalian takut pada pengedar terus, kami yang dicurigai, coba laporkan kepada kami supaya akan ditindak,”pintanya

Untuk itu dirinya bermohon agar masyarakat jangan dulu berpikir negative.  “Ini bukti kami bekerja. Silahkan tanya akan dijawab sesuai fakta dilapangan. Jikapun belum dijawab karena sementara melakukan pengembangan untuk menangkap bandar besarnya,” katanya lagi

Menurutnya, pihak kepolisian sulit mengungkapkan hal ini karena terkesan di sembunyikan oleh warga dilapangan. “Malahan dalam pengungkapan dilapangan kami mendapatkan bukti pemasangan sudah lewat pesan elektronik WA ataupun SMS dan ada juga yang manual hanya ditulis di kertas rokok sehingga sulit bagi kami mendapatkan barang bukti,” ungkap perwira berbadan tambun ini seraya mengatakan jika hari ini saja, Kamis (7/1) pihak petugas kepolisian sudah menangkap 2 terduga bandar Togel di kelurahan Bitung Timur dan kakenturan. “Kami baru saja mengamankan terduga pengecer dan 1 orang bandar togel dengan inisial YM alias Yunus dan YY alias Iko dengan barang bukti uang hampir 5 juta dan rekapannya,” tutup Sumampouw.(rt)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: