Dua Jalur Minsel Bakal Berlanjut di Era Bupati Wongkar

AmurangMB—Baiknya penanganan dan pencegahan Covid 19 kabupaten Minahasa, membuat sejumlah agenda pembangunan di kabupaten Dodol tersebut tak begitu tersendat layaknya kabupaten dan kota yang saat ini berada di zona merah Covid.

Buktinya Proyek pembangunan infrastruktur jalan raya jalur dua arah di kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) akan terus berlanjut di pemerintahan yang baru nanti

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Minut yang adalah Bupati terpilih Franky D Wongkar  jika pihaknya suda sudah mulai mengupayakan kepada pemerintah pusat untuk melanjutkan jalur dua arah itu. Informasi yang diperoleh Wongkar saat melakukan pertemuan dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV Manado, di Suwaan, Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara pada Selasa (12/1/) dan bermohon agar pembenahan dua jalur itu dilakukan. “Iya benar. Tadi saya mengunjungi Balai Jalan. Di sana saya memasukkan permohonan kelanjutan pembangunan jalan dua jalur di Amurang, upaya untuk perubahan harus dilakukan,” tutur Wongkar ketika dikonfirmasi wartawan, kemarin.

Wongkar menjelaskan upaya pemerintahan yang baru membawa perubahan terus dilakukan guna membuktikan pada masyarakat, jika pemerintah di periode baru ini akan mensejahterakan masyarakat.

Apalagi pembebasan lahan sepanjang jalur tersebut sudah dilakukan. “Saatnya pembangunan itu dilakukan karena memang masyarakat sangat membutuhkan,” terang Wongkar.

Dirinya berharap saat pemerintahan dibawah kepemimpinannya dengan wakil bupati terpilih Petra Rembang sudah jalan, maka akan dibarengi dengan proyek pembangunan tersebut. Disamping juga upaya untuk pelaksanaan pembangunan lainnya akan dilakukan.  “Kelanjutan pembangunan jalan itu sudah waktunya untuk dilanjutkan. Apalagi pembebasan lahan sepanjang jalan dua jalur sudah dilaksanakan.Jadi tinggal meminta anggaran pembangunan jalan. Kita berharap kegiatan ini secepatnya terealisasi,” sambung Wongkar politisi yang dikenal matang dalam dunia politik di Sulut ini.

Wongkar juga menjelaskan, dalam rencana kerja pembangunan jalur dua arah yang diupayakan tersebut, pemerintahan yang baru FDW-PYR juga sudah melakukan konsultasi dan lobi-lobi anggaran pembangunan sarana dan prasarana penunjang lainnya. “Jadi ada juga dibicarakan disana soal fasilitas pembangunan lainnya, sebab itu sangat penting,” beber Wongkar sekretaris PDI Perjuangan Sulut ini.

Dalam pelaksanaan rencana pembangunan jalan jalur dua arah tersebut Wongkar berharap bisa disetujui karena menjadi harapan banyak orang. “Sekali lagi saya sampaikan ada beberapa kegiatan pembangunan infrastruktur sudah saya masukkan dalam permohonan di Balai Jalan (BPJN,red). Dengan harapan semuanya bisa disetujui,” tuturnya.

Diketahui dalam pemerintahannya sekarang jalur dua arah yang sudah dikerjakan mulai dari perampatan jalan Tumpahan (depan pasar tradisional Tumapan lama) sampai di depan SMP N 1 Amurang Kelurahan Bitung. Bahkan informasi diperoleh jalur dua arah itu akan dibangun sampai di Desa Kapitu Kecamatan Amurang Barat.

Proyek besar ini merupakan proyek multi years dari pemerintah. Namun jika tidak ada upaya dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat dan provinsi maka ini akan mandek. “Jadi kami bersyukur jika memang proyek jalur dua arah ini akan segera dikerjakan. Ini baru namanya bawa perubahan di Minsel,” tutur Felix Najoan warga Minsel diiyakan warga lainya.(fs)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: