Sekretaris Dinas Diperiksa Gegara Dana Covid?

Bitung—Pijak Kejaksaan Negeri Bitung kembali gaspol soal kasus-kasus Korupsi di Kota Cakalang ini.

Setelah dugaan kasus penyalahgunaan dana di Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang menyeret sejumlah nama mulai dari kepala dinas HT sampai pihak penyedia barang yang kini sudah masuk tahapan Penyidikan, terinformasi jika pihak Kejaksaan Negeri Bitung saat ini sementara melakukan Penyelidikan terhadap salah seorang sekretaris dinas di jajaran Pemkot Bitung pada Selasa  (19/1) kemarin.

Penyelidikan tersebut diduga terkait dana Covid 19 di Bitung.

Sayangnya Kepala Kejaksaan Bitung Frenkie Son belum bisa membocorkan siapa nama sekretaris dinas yang di periksa tersebut dan terkait persoalan apa.  “Inikan baru Penyelidikan jadi jangan dululah disebarkan sebab kami baru mengumpulkan data,” katanya.

Namun dirinya menjelaskan jika persoalan dana Covid 19, sejak jauh-jauh hari dia memperingatkan kalau pihak dinas dan badan yang mengelolah yang tersebut. “Pada bulan Juni lalu, dalam rapat bersama semua jajaran pemerintah saya sudah sampaikan didepan umum agar pengelolaan dana Covid tersebut dirinci dan pada saat pembelian semua pengeluaran harus langsung dicatat,” Jelasnya.

Pria yang sempat mengungkap 46 kasus Korupsi dalam 1 tahun ketika bertugas di Papua ini menambahkan, jangan sampai ada pengeluaran tak di catat atau nanti dicatat pada saat pembuatan laporan. “Jika pengeluaran dicatat atau nanti dicari notanya setelah mau melakukan laporan itu salah besar. Sebab itu pertanggungjawaban yang mengada-ada. Dan saya sudah mengingatkan jika ada yang seperti ini maka saya yang akan menahannya,” jelas bertubuh besar ini.

Dengan Tegas, mantan Kajari Maluku Tenggara Barat itu mengatakan jangan sampai dana untuk kesehatan masyarakat akibat covid 19 ini disalahgunakan. “Dana ini diperuntukan agar supaya masyarakat kita sehat dan dapat menekan penyebaran pandemic di Bitung namun jika disalahgunakan nantinya berarti akan ada banyak orang yang dirugikan ataupun menderita hanya karena kesalahan pengelolaan dari oknum pemerintah,”  tegasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: