Hadang Ayam Jago Masuk Karaoke, Anggota TNI di Keroyok

BitungMB-Tidak menerima teguran karena membawa ayam jago ke dalam ruangan Karaoke, Anggota TNI AD Kodim 1310 Bitung Babinsa Koramil Lembeh Selatan Sertu MM alias Meldy Jatuh pingsan akibat di keroyok Tsk IT alias isak (43), dan TM alias Tysen (40) di Pub dan karaoke Sarona Bitung kelurahan Manembo-nembo Atas pada (24/01) tepat Pukul 00.40 Wita.

Pada Press Confrence (26/01) di Mapolres Bitung Kapolres Bitung AKBP F. X. Winardi Prabowo SIK di dampingi Komendan Kodim 1310 Bitung Letkol Inf Benny Lesmana SE, Komandan Sub Denpom Bitung Kapten Charles Katuuk, dan Kasat Reskrim AKP Frelly Sumampouw SE, menjelaskan kalau pada saat itu para tersangka sudah di pengaruhi minuman keras (miras).

“Pada pukul 22.00 wita empat orang termasuk 2 tersangka datang ke pub sarona untuk karaoke lalu pindah ke hall untuk melanjutkan minum miras sambil mebawa 2 ekor ayam jago kedalam hall lalu meletakan seekor ayam di atas meja,” kata Kapolres menduga kalau hal ini dilakukan sengaja untuk mengacau.

Prabowo juga menjelaskan pada saat korban melihat kejadian ayam diatas meja Hall, dia langsung menegur tersangka namun hal itu rupanya tidak di terima oleh kedua tersangka.

“Pada saat korban menegur tersangka, Tersangka tidak menerima teguran korban hingga beradu mulut, alhasil sekitar pukul 00.45 korban di pukul dan di tendang di bagian mata sebelah kiri oleh kedua Tsk IT alias Isak dan MT alias Tysen mengakibatkan korban jatuh pingsan” katanya.

Malahan dikatakan Kapolres kalau kedua tersangka ini sempat menginjak-injak dan menendang korban yang sudah dalam keadaan tak sadarkan diri.

“Para tersangka sempat akan melarikan diri ke Kotamobagu namun berbalik arah untuk menyerahkan diri di Polres Minahasa (25/01) yang kemudian dijemput oleh tim Maleo dan dibawa ke Mapolda Sulut untuk di amankan di Polda Sulut,” kata Kapolres seraya mengatakan kalau atas peristiwa tersebut kedua pelaku dikenakan pasal 170 KUHP 9 tahun penjara dan UUD darurat membawa sentaja tajam (sajam).

“Kedua terduga tersangka Residivist kasus pembunuhan dan penganiayaan sudah ditahan di rutan Polda Sulut untuk proses penyidikan,” kata Kapolres.

Sementara itu, Dandim 1310 Bitung Letkol Inf Benny Lesmana SE,. mengatakan dari pihaknya berterima kasih kepada Polres Bitung untuk kerjasamanya sehingga kedua Tsk tertangkap.

“Kami meminta agar para Tsk di hukum bila perlu seberat-beratnya karena sudah merugikan Aparat Negara, apagi sampai saat ini korban belum sadarkan diri,” Ujar Dandim.(mm)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: