3 Minggu Minsel Bertahan di Zona Merah Covid

MinselMB-Kementerian kesehatan RI dalam 3 Minggu terakhir ini memberikan kategori Zona Merah Covid kepada Kabupaten Minahasa Selatan sebagai daerah yang beresiko tinggi terhadap penyebaran penyakit ini.

Hal ini dikatakan langsung Kadis Kesehatan  Kabupaten Minsel dr Edwin Schouten disela-sela acara Launching Vaksinasi Sinovac Covid-19 Pemkab Minsel dan Forkopimda Kabupaten Minsel, di RSUD Teep Kabupaten Minsel, kemarin.

Menurutnya, Minsel dinyatakan zona merah lantaran pertambahan orang yang positif Covid-19 cukup tinggi. “Dalam satu Minggu ada sekitar lima orang, jadi ini memang waspada,” tegasnya

Dikatakan dr Edwin Schouten yang juga merupakan ketua tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Minsel menjelaskan, tingginya angka penyebaran Covid-19 terjadi pasca pelaksanaan Pilkada dan juga perayaan Natal dan Tahun Baru. “Jadi memang lonjakan itu sangat tinggi terjadi. Karena saat itu memang tak dapat dibendung,” jelas lagi dr Edwin.

Bahkan lanjutnya, per 2 Januari tercatat sudah ada 258 orang positif. Namun demikian angka sembuh cukup banyak yaitu ada 400 orang. Sedangkan  95 lainya dalam perawatan.” Untuk yang dalam perawatan mayoritas adalah isolasi mandiri dan banyak yang hampir selesai isolasi,” beber lagi dr Edwin kepada sejumlah wartawan sambil menambahkan untuk Minsel sendiri dari tercatat 528 orang positif 35 orang diantaranya meninggal dunia.

Angka ini lanjut dr Edwin akan bertambah jika perilaku hidup sehat dari masyarakat tidak dilakukan. Semisal, masyarakat mengindahkan anjuran pemerintah. Apalagi orang tanda gejala (OTG) yang positif tidak dapat dideteksi sumbernya dari mana. Sehingga memang masyarakat harus benar-benar memiliki kesadaran yang tinggi.

“Solusi utama untuk pencegahan adalah dari masyarakat itu sendiri. Jika pola hidup sehat dengan mengikuti anjuran seperti memakai masker saat bepergian, jaga jarak, dan cuci tangan sesering mungkin. Tapi juga imun harus dijaga minum vitamin,” saran dr Edwin lagi.

Selain hal tersebut program pencegahan dilakukan dengan vaksinasi covid-19. Program vaksinasi yang dilakukan pemerintah dari pusat sampai daerah sangat baik. Meski lanjutnya, ada tahapan-tahapan siapa yang akan divaksin.

Seperti yang dilakukan pada launching Vaksinasi Covid-19, awal dilakukan pada tenaga kesehatan. Selanjutnya kepada TNI dan Polri dan ASN yang melakukan pelayanan publik selanjutnya pada masyarakat. (npk)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: