ASN Minsel Harus Loyal, Jika Diganti Bersyukurlah

MinselMB—Setiap masa ada orangnnya setiap orang ada masanya. Pepatah kuno ini sering di analogikan dengan pergantian pejabat dalam suatu instansi pemerintahan apalagi di Minahasa Selatan kemarin hari masa tugas Bupati Christiany E Paruntu dan Wakil Bupati Franky D Wongkar (PAKAR), berakhir. Acara pelepasan bupati dan wakil bupati periode 2016-2021 dilaksanakan di Aula Waleta Kantor Bupati.

Namun dalam kesempatan emas tersebut, Christiany E Paruntu (CEP) bupati dua periode yang memimpin Kabupaten Minsel, meminta supaya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Minsel, harus menunjukkan kinerja dan loyalitas pada pimpinan.

Selema memimpin Minsel 10 tahun, Paruntu menyatakan dedikasi ASN sudah teruji. “Sebagai ASN saya menyampaikan makasih banyak telah menunjukkan loyalitas kepada saya harapan saya kinerja yang selama ini telah ditunjukkan kepada saya, semoga tetap menunjukkan kinerja yang baik. Hal ini dibuktikan dengan lima tahun berturut-turut bisa mendapat WTP,” tutur Paruntu.

Di pemerintahan yang baru Paruntu berharap, ASN mampu melaksanakan tugas sebaik mungkin. Sehingga bisa membuktikan dengan benar kinerja ASN itu yang sebenarnya. “Buktikan sebagai ASN, tunjukkan kinerja yang baik,” sambung lagi Paruntu.

Namun dibalik harapan itu, Paruntu yakin ada masa-masa ASN harus menjalani hal-hal dalam pemerintahan yang baru.

“Kalau masih dipercayakan pak bupati dan wakil bupati pertahankan kinerja. Yang sudah baik ditingkatkan,” ujarnya.

Paruntu menilai ASN di lingkungan Pemkab Minsel memiliki dedikasi dan loyalitas yang sangat tinggi pada pimpinan. Dan pemerintahan yang baru, dedikasi dan loyalitas harus  tetap ditunjukkan.

“Sebagai ASN pasti bupati terpilih sudah tahu karakter ASN masing-masing. Andaikata masih terpakai bersyukur pada Tuhan dan andaikan sudah diparkirkan bersyukur pada Tuhan. Karena setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. Jadi persiapkan diri mentalitas,” harap Paruntu lagi.

Disisi lain Paruntu tak lupa menyampaikan permohonan maafnya selama memimpin di Minsel. “Kalau saya ada kesalahan keihlafan mohon dimaafkan. Namun saya yakin kalian sudah bekerja tanpa mengenal waktu, dan saya tahu benar akan sikap yang ditunjukkan ASN sampai detik ini,” pungkasnya.(nk)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: