Bupati dan Wakil Bupati Kuliahi Pejabat Soal Pelayanan Warga

MinselMB—Setelah hampir seluruh warga Minsel mempercayakan Franky D Wongkar dan Petra Y Rembang (FDW-PYR) sebagai Bupati dan Wakil Bupati, rupanya kedua pimpinan yang diusung PDIP ini tak mau menyia-yiakan kepercayaan warga tersebut. Buktinya belum sebulan menjabat kedua orang ini mulai menceramahi semua pejabat pengambil keputusan untuk terus melayani masyarakat.

Kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) eselon II dan III di lingkungan Pemkab Minsel dikumpulkan di dididik akan program-program pimpinan ini. Peran orang nomor satu dan dua di Minsel ini tak tanggung-tanggung memberikan ‘kuliah khusus’. Dalam pertemuan di lantai  IV Kantor Bupati tersebut, Wongkar tak segan-segan mengingatkan kepala SKPD untuk melaksanakan tupoksi kerja.

“Harus diingatkan lagi kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan profesionalisme kinerja, melakukan evaluasi program, mengembangkan inovasi kerja,” ujar Bupati Wongkar, di rapat koordinasi, kemarin.

Rapat tersebut dihadiri juga Sekretaris Daerah Kabupaten Minsel (Sekdakab) Denny Kaawoan, beserta para Kepala Perangkat Daerah , Camat dan Kepala Bagian Sekretariat Daerah.

Bupati Wongkar juga menegaskan soal disiplin kerja ASN, terutama dalam mengembangkan tiga fungsi ASN. “Disiplin sangat penting. Jangan suka buang-buang waktu kerja. Kalau bisa dituntaskan satu hari harus dikerjakan,” tegas Wongkar.

Tak kalah penting juga, Wongkar mempertegas kembali akan tugas utama ASN. ” ASN harus ingat pelaku Kebijakan Publik, Pelaku Pelayanan Publik dan sebagai Pemersatu. Ingat baik-baik itu. Jika semuanya mampu dilaksanakan maka kinerja akan terlaksana dengan baik, sasaran untuk masyarakat juga akan tercapai,” tegasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Petra Y Rembang senada dengan Wongkar. Rembang menyatakan, untuk mencapai tujuan sesuai visi dan misi yang ada, maka ASN harus bisa berbenah diri. “Apalagi pejabat, harus tahu posisi, harus bisa menumbuhkan berbenah diri, menumbuhkan keteladanan dan integritas yang tinggi,” ucap Rembang.

Apalagi dalam pelayanan publik Rembang menyatakan, seorang pejabat bahkan ASN pada umumnya harus memiliki tanggung jawab kerja yang tinggi.

Dasar utama melaksanakan tanggung jawab besar adalah harus mengedepankan tiga prinsip kerja. “Prinsip itu adalah kecepatan, ketepatan dan kecermatan dalam rangka pencapaian tujuan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Jika ini dilaksanakan maka tujuan utama Pemerintah daerah untuk masyarakat akan tercapai,” ungkapnya.(nk)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: